'

Saturday, 24 November 2018

Liburan Singkat ke B29 Lumajang Jawa Timur

Liburan Singkat ke B29 Lumajang Jawa Timur
Pemandangan Gunung Bromo dari B29

Pada libur semester satu kemarin, saya bersama satu teman saya, sebut saja Adit. Berlibur ke tempat yang memang sebelumnya belum pernah dikunjungi. Muncullah ide untuk berlibur ke Lumajang. Kebetulan di sana ada satu temen kami yang masih satu kelas juga, dan dia memang bersedia untuk kami kunjungi, sebut saja Iyak. Jadi, saya dan Adit nginep di tempat Iyak selama 2 malam. Lumayan lah ngirit buat makan dan penginapan gratis.

Buat yang belum tahu Lumajang ada di mana, Lumajang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur. Lumajang ini ternyata letaknya masih dikawasan Taman Nasional BTS (Bromo, Tengger, Semeru). Nah kebetulan rumah teman saya ini berada di Lumajang dekat dengan BTS itu, jadi saya ngga mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Mumpung ada teman yang rumahnya di daerah wisata, jadi harus dikunjungi. Ibarat kata, berlibur sambil silaturahmi. Atau silaturahmi sambil berlibur? ah terserah. Untuk akses ke Lumajang ini, teman-teman bisa menggunakan kereta api Logawa, dan turun di stasiun Klakah. Stasiun Klakah ini merupakan stasiun kecil yang ada di Lumajang, dan itu juga ga semua kereta berhenti di situ. Ketika saya turun dari kereta di stasiun Klakah tersebut, bisa lah dihitung jari berapa orang yang turun, dan itu sepi buanget. 

Keluarlah saya dari stasiun itu, tentunya sesuai petunjuk dari teman saya (Iyak). Saya dan Adit diminta untuk keluar stasiun, dan naik bus ke arah terminal Lumajang, saya lupa namnaya. Pertama yang bikin saya "waw" di Lumajang ini adalah orang-orang disana kebanyakan memakai sarung. Jadi dari keluar stasiun, sampai jalan raya, pemandangan yang saya lihat adalah orang bersarung. Bisa dibayangkan kan betapa islaminya? 

Di Lumajang ini banyak banget sebenernya obyek wisatanya, ada B29, Grojogan Sewu, Wisata di Taman Nasional BTS, dll. Dan ternyata, di Lumajang ini ada Pura terbesar di Indonesia, namanya Pura Mandhara Giri Semeru Agung. 

Destinasi pertama kami adalah B29. Mau tau kenapa namanya B29? Denger-denger si karena B29 ini berada di ketinggian 2900 mdpl, jadi disebutlah B29. Karena letaknya yang lumayan jauh, jadi kami mulai berangkat dari rumah pagi, selain jauh ya karena kami ngejar biar ga kena hujan. Jadilah kami bertiga naik motor, semuanya motor Iyak. Satu motor matic, dan satu motor bebek. Sebenarnya sangat tidak disarankan untuk ke B29 menggunakan motor matic. Tapi berhubung kami bertiga sudah ahli dalam permatic-an, maka hal itu bukan masalah bagi kami.
Liburan Singkat ke B29 Lumajang Jawa Timur
Adit, Tefur dan Iyak

Jalan menuju B29 ini naik turun coy, dan yang pasti kita harus memasuki kawasan Taman Nasional BTS terlebih dahulu. Taman BTS ini guys, masih sangat indah. Udaranya segar, dan sepi. Pokoknya sehat banget buat mata dan paru-paru. Sesekali kami berhenti ditengah perjalanan untuk sejenak menikmati indahnya Taman Nasional BTS ini. Sebenernya agak takut juga si melewati Taman Nasional BTS ini, terlebih lagi gerimis datang ditengah perjalanan. Udah sepi, gerimis, pohon gede di kanan dan kiri jalan. Ngerinya adalah ditengah perjalanan kami diterkam macan. Kan serem. Jadi selain menikmati keindahan alam Taman Nasional BTS ini, saya juga dalam hati was-was. haha

Setelah melewati hutan di Taman Nasional BTS ini, tibalah kami di daerah B29. Ternyata gerimis tak kunjung berhenti, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti disebuah gubuk yang isinya pupuk. Baunya busukkkkk banget. Karena saya gak kuat sama bau-bau kaya gitu, sampai mau muntah saya. Akhirnya saya menepi agak pinggir sendiri. Bisa dibayangkan didaerah pegunungan dinginnya seperti apa ya guys, terlebih lagi sedang gerimis. Tangan sampai memerah dan mati rasa. Ingus dihidung turun dengan sendirinya.

Setelah beberapa lama ditunggu, ternyata gerimis tak kunjung reda. Sempat kita berfikir untuk kembali pulang sebelum sampai di B29. Tetapi karena kami sangat nekat, akhirnya kami paksakan untuk lanjut ke B29 dengan cuaca mendung dan agak gerimis. Penderitaan bukan sampai situ saja guys, jalan menuju B29 kala itu juga sedang perbaikan. Jadi tanah, batu dan semen ada di kanan kiri jalan. Dan ini membahayakan karena bisa membuat kmai terpeleset. Tapi berkat keoptimisan kami, Tuhan masih melindungi perjalan kami. Sampailah kami di B29. Dan hujan makin gede. Berteduhlah kami.

Setelah hujan berhenti, kami lanjutkan perjalanan kaki kami menuju B29, karena motor sudah tidak bisa naik. Ternyata sampai sana awan masih tebal, dan masih gerimis kecil. Kebetulan ada satu penjual warung yang buka. Seorang ibu-ibu. Meneduhlah kami di sana sembari memesan kopi panas dan mie rebus. Kalau dilihat-lihat ibunya itu mirip sama Susi Pujiastuti, Menteri Kelautan kita. Suaranya gede, dan selaw gitu orangnya. 

Setelah cerita ngalor ngidul, akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami. Masih agak berkabut, tetapi itu tidak masalah karena matahari sudah muncul. Kami naik ke atas, dan angin berhembus kencang. Udara masih sangat segar. Sebelumnya tidak pernah saya melihat pemandangan semenakjubkan itu, disaat melihat kebawah dan melihat awan-awan bergerak membuka pemandangan yang menakjubkan, Gunung Bromo. Di situ senangnya luar biasa. Ingin rasanya turun dan mendekat ke Gunung Bromo, tetapi itu tidak mungkin karena waktu liburan kami yang singkat. 

Selama beberapa jam kami berada di atas menikmati indahnya pemandangan Gunung Bromo dari atas B29 sembari berfoto-foto. Karena waktu sudah cukup sore waktu itu, takutnya jalan di Taman Nasional BTS sudah gelap, jadinya kami memutuskan untuk pulang.
Liburan Singkat ke B29 Lumajang Jawa Timur
saat pemandangan mulai terbuka


Ditengah perjalanan kami, gerimis kembali datang. Kebetulan kami melewati daerah pohon pinus gitu, berhentilah kami sejenak di sana untuk sekedar berfoto-foto. Setelah itu, diperjalanan pulang kami juga melewati Pura yang terbesar itu, mampirlah kita sejenak di situ sampai waktu agak sore, sekitar pukul 5 sore kalau tidak salah. Dan tidak lupa, kami berfoto-foto kembali. Pura nya memang besar, tetapi kami tidak bisa keliling Pura itu dengan bebas karena ada tempat-tempat yang memang khusus untuk ibadah. Jadi kalau pengunjung hanya ada di halaman saja.
Liburan Singkat ke B29 Lumajang Jawa Timur
Pura Giri, Lumajang


Setelah itu, kami pulang dengan badan yang lelah tetapi suasana hati yang bahagia. Dan perlu teman-teman tahu, semuanya gratis. Masuk B29 gratis, masuk Taman Nasional BTS gratis, dan masuk Pura juga gratis. Kalau gak percaya, coba ke sana deh.

Friday, 23 November 2018

Tempat Nongkrong di Purwokerto

Tempat Nongkrong di Purwokerto

Pada postingan kali ini, saya masih ingin membicarakan tentang Purwokerto. Setelah kemarin saya kasih tahu tempat kuliner wajib di Purwokerto, sekarang saya bakalan ngasih tahu tentang tempat nongkrong yang favorit dikalangan anak muda Purwokerto. Mungkin buat temen-temen yang pernah dateng ke Purwokerto atau mungkin sempat menetap sementara waktu di Purwokerto sudah akrab dengan tempat-tempat nongkong yang bakalan saya jelaskan setelah ini.

Purwokerto, kota kecil yang sedang sangat berkembang saat ini memiliki banyak sekali perubahan. Mulai dari semakin banyaknya pusat perbelanjaan, hotel, tempat makan, dan tidak ketinggalan juga tempat nongkrong. Semakin banyaknya tempat nongkrong menjadikan kawula muda Purwokerto memiliki banyak pilihan tempat untuk berkumpul bersama teman-temannya, baik untuk sekedar ketemu, ngobrol, belajar, atau juga berdiskusi. 

Nah, berikut ini bakalan saya jabarin beberapa tempat nongkrong favorit para anak-anak muda Purwokerto.

1. Cafe Campus
Tempat Nongkrong di Purwokerto

Tempat pertama yang menjadi favorit nongkrong adalah di Cafe Campus. Cafe campus ini adalah nama dari restaurant Hotel Wisata Niaga Purwokerto yang baru. Saya tidak tahu pastinya kenapa dinamakan cafe campus, mungkin karena letaknya berada di dekat kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Cafe ini belum lama berdiri, mungkin sekitar setahun yang lalu. Cafe campus ini letaknya sangat dekat dengan Kantor Pusat Unsoed.

Keistimewaan Cafe ini menurut saya adalah karena jam operasionalnya yang 24 jam. Di Purwokerto, masih sangat jarang tempat nongkrong yang buka 24 jam, bisa lah dihitung dengan jari. Sehingga saya sebut sebagai salah satu keistimewaan. Selain itu juga, Cafe ini memiliki harga minuman/makanan yang mahasiswa banget. Walaupun tempatnya terlihat eksklusif, tetapi masalah harga masih sangat terjangkau. Cafe ini memiliki banyak menu makanan dan minuman, bahkan buat kalian yang suka dengan beer, di sini mereka menyediakan. Pun dengan harga yang mahasiswa banget.

2. Praketa Kopi
Tempat Nongkrong di Purwokerto

Buat teman-teman yang suka ngopi, Praketa bisa menjadi salah satu tempat yang harus dicoba. Praketa menyediakan tempat yang nyaman untuk ngopi sambil nongkrong atau mengerjakan tugas. Tempat ngopi, biasanya identik dengan asap, orang-orang yang merokok. Tetapi di Praketa ini, teman-teman tidak perlu khawatir karena terdapat smoking area dan non-smoking area. 

Di sini terdapat berbagai macam jenis kopi dari belahan nusantara. Sehingga bagi teman-teman pecinta kopi, Praketa merupakan salah satu surga nya kopi.

Untuk harga, tidak usah khawatir, harga masih mahasiswa banget, karena letak Praketa juga masih di lingkungan kampus Unsoed. Tepatnya disebelah Bank BNI Unsoed, dekat dengan patung kuda. Oh ya, belum lama juga Praketa membuka cabang yang ke-2. Letaknya ada di dekat Stasiun Purwokerto, jadi kalau teman-teman sedang berkunjung ke Purwokerto menggunakan moda transportasi kereta api, bisa banget mampir ke sini. Letaknya ada di sebelah jembatan, arah RS. Ananda Purwokerto.

Tapi sayangnya, tempat ini tidak buka 24 jam.

3. Kopi Kebon
Tempat Nongkrong di Purwokerto

Nah yang ke-3 ini merupakan tempat ngopi yang lagi naik daun. Sebelumnya kopi kebon ini ada di Jl. Dr. Angka, tetapi saat ini Kopi Kebon sudah pindah ke sebelah Smith di Jl. HR. Bunyamin. Menurut beberapa sumber, kopi di sini merupakan kopi terenak yang ada di Purwokerto. Sehingga tidak heran jika tempat ini ramai setiap saat oleh para pecinta kopi.

Keistimewaan tempat ini selain harganya yang mahasiswa banget adalah teman-teman bisa belajar meracik kopinya sendiri. Tapi tentunya ketika ingin meracik kopinya sendiri, melihat keadaan terlebih dahulu, jangan pas sedang ramai-ramainya pesanan. 

Kekurangan dari tempat ini adalah tidak menyediakan space bagi teman-teman yang tidak merokok.

4. Singgah Coffee & Book
Tempat Nongkrong di Purwokerto

Singgah coffee & book ini membuat inovasi tersendiri, disaat yang lainnya hanya menyediakan beraneka macam kopi saja, tempat ini menyajikan kopi dan buku-buku yang bisa dibaca dengan gratis oleh para pengunjung. Jadi buat temen-temen yang hobi dengan membaca dan kopi, pergi ke tempat ini sangat cocok. 

Singgah Coffee&Book ini tidak hanya menyediakan kopi saja, minuman non-kopi juga tersedia di sini buat temen-temen yang tidak suka kopi. Selain itu juga tersedia berbagai macam snack yang bisa menjadi teman ngopi dan membaca/bercengkerama.

Singgah coffee&book ini masih berada disekitaran kampus Unsoed, tepatnya ada di Jl. Riyanto Sumampir yang arah ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto. Teman-teman tidak perlu khawatir untuk harganya, yang pasti masih mahasiswa banget. Di Singgah Coffee&book ini juga tersedia ruangan untuk yang perokok dan bukan perokok. 

Kekurangan dari Singgah coffee&book ini adalah tidak buka 24 jam. 

5. Waroenk Ora Umum 
Tempat Nongkrong di Purwokerto

Waroenk ora umum ini merupakan pioneer tempat nongkrong 24 jam di Purwokerto. Tempat ini menyajikan berbagai macam makanan yang tidak seperti umumnya, misalnya penyajiannya atau ukurannya. Tetapi untuk rasa masih tetap enak.

Waroenk ora umum ini menjadi tujuan bagi teman-teman yang suka kelaperan ditengah malam, atau yang ingin nongkrong bersama teman-teman sampai pagi. Karena di sini, teman-teman bisa bebas bercengkerama tanpa mengganggu warga sekitar dan tanpa batasan waktu.

Waroenk ora umum juga menyediakan berbagai jenis makanan berat/ringan dan berbagai macam minuman dengan harga yang mahasiswa banget karena letaknya juga tidak jauh dari kampus Unsoed, tepatnya di Jl. Dr. Suparno, bawah kampus Biologi.

Tempat ini seakan-akan sudah lengkap, dengan jam operasionalnya yang 24 jam, harga mahasiswa banget, dan tempat mudah untuk dijangkau. Mungkin bagi teman-teman yang tidak suka dengan suasana tempat yang ramai, jangan datang ke sini. Karena di sini pasti akan rame dari pagi sampai pagi lagi.

Nah, demikian beberapa tempat nongkrong di Purwokerto yang rame terus, sebenernya masih banyak lagi tempat nongkrong yang ada di Purwokerto, seperti; Head Quarter, Society, FSA, Warak, dll. Akan panjang banget kalau saya jabarin satu-satu. Jadi, mau nongkrong di mana kamu?

Thursday, 22 November 2018

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto


Kalau ngomongin kuliner, pasti gak akan ada habisnya nih. Apalagi kalau kulineran di Purwokerto, kota kecil dengan kuliner yang melimpah. Gak percaya? buktikan sendiri.

Nah buat kalian yang belum tau Purwokerto ada di mana, bakalan saya kasih tahu. Purwokerto letaknya ada di Provinsi Jawa Tengah, di kaki Gunung Slamet. Akses menuju Purwokerto atau yang sering disebut dengan "Kota Satria" ini sangat mudah. Bisa dengan kereta, ataupun dengan bus. Jangan sampai salah, karena kebanyakan orang-orang sering ketuker antara Purwokerto dan Purwakarta. Kalau Purwokerto di Jawa Tengah, sedangkan Purwakarta ada di Jawa Barat.

Lanjut bahas kuliner yaa, ini kuliner yang wajib dan mesti temen-temen datengin ketika menyambangi Purwokerto.

1. Sahoun Ayam Pak Kartim

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto


Nahhh, yang pertama ini Sahoun Ayam Pak Kartim. Ini sepertinya hanya ada di Purwokerto, jadi temen-temen wajib banget pokoknya cobain. Sahoun ini makanan berkuah, yang seger banget. Mau dimakan dengan atau tanpa sambal tetap enak. Bahkan buat saya yang tidak suka makan pedas, kalau makan Sahoun Ayam Pak Kartim ini pasti pake sambal. karena enaaaaaak. Dijamin. Selain itu, ayamnya beuuuuuh nampol banget. Masalah harga, tenang harga-harga di Purwokerto masih terjangkau, kisaran Rp.10.000.

Nah buat yang belum tahu letaknya, Sahoun ayam Pak Kartim ini letaknya ada di 4 tlokasi. Yang pertama ada di Jl. Kali Putih, sebelah selatan MI Negeri 1 Banyumas. Selain di situ, ada juga di Pasar Wage, di Jl. Jenderal Soedirman, yang ketiga (khusus sore hari) ada di belakang MI N 1 Banyumas. Yang ketiga ini masih gerobakan gitu di pinggir jalan tidak jauh dari MI N 1 Banyumas. Nah yang terakhir nih letaknya ada di depan POM Bensin Arcawinangun. Semuanya sama, karena mereka semua masih satu keluarga.

2. Soto Sokaraja "Sutri"

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

Masih edisi makanan berkuah, yang kedua saya akan mengajak teman-teman ke daerah Sokaraja. Daerah Sokaraja ini selain terkenal dengan getuk gorengnya, juga terkenal dengan soto nya. Soto Sokaraja, lain dengan Soto yang ada di Solo dan daerah lainnya. Karena Soto Sokaraja ini menggunakan bumbu kacang dan ketupat. Banyak sebenarnya penjual soto yang ada di Purwokerto ini, tetapi Soto Sutri ini lah yang menjadi favorit. Walaupun letaknya masuk gang, tetapi tetap menjadi buruan warga Purwokerto dan juga para pendatang. 

Letak Soto Sutri ini, dekat dengan POM Bensin Sokaraja Kulon. Sebelum POM Bensin (Jika arah dari Purwokerto) ada gang ke kiri, masuk. Lurus saja, nanti letak Soto "Sutri" ini ada dipertigaan persis. Atau jika memang kebingungan saya sarankan bertanya kepada orang sekitar, pasti tahu.

Untuk harga, masih normal sekitar Rp.15.000 dan teman-teman bisa puas. Dijamin.

3. Soto "Sami Asih"

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

Makanan yang ke-3 masih dengan Soto, tetapi dengan penjual yang berbeda. Di sini bukan hanya Soto saja, tetapi bakso dan mie ayam juga ada. Jadi jika teman-teman ingin makan dengan banyak pilihan, misalnya mau makan Soto+Bakso, bisa banget datengin Soto "Sami Asih" ini. Wajib juga dicoba. Ketika dateng ke sini, diharapkan untuk bersabar karena antrian pasti banyak.

Untuk soto "Sami Asih" ini letaknya ada di tengah kota dan aksesnya mudah.  Letak Soto "Sami Asih" ini ada di Jl. Pramuka, dekat dengan Jl. Jenderal Soedirman.
Untuk harga masih murah, sekitaran Rp. 15.000.

4. Lumpia Boom

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

Makanan ini juga wajib banget dicoba. Selain lumpianya enak, sambelnya juga mantap. Ya, lumpia boom in tampil dengan ukuran jumbo yang berbeda dengan lumpia pada umumnya. Walaupun namanya Lumpia Boom, tetapi yang disajikan disini bukan hanya Lumpia boom, ada juga menu lainnya. Kalau berkunjung kesini, saya rekomendasikan Paket Lumpia Komplit. Jadi kalau lumpia komplit itu nanti didalamnya ada bakso, ayam, sosis (macem-macem).

Untuk harganya sendiri masih terjangkau untuk semua, sekitaran Rp. 10.000.

Lumpia Boom ini banyak cabangnya, teman-teman bisa menemukannya didaerah Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tepatnya di depan Auditorium Graha Widyatama Unsoed. Selain itu juga dapat ditemukan di Sokaraja dan Dukuhwaluh daerah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

5. Mendoan Kriuk

5 Tempat Kuliner Wajib di Purwokerto

Yang terakhir ini, paling nikmat kalau dinikmati malam hari bersama jahe susu atau kopi. Mendoan ini merupakan makanan khas dari Purwokerto yang terbuat dari tempe kedelai. Mendoan ini merupakan makanan favorit semua orang yang berkunjung ke Purwokerto, kalau teman-teman berkunjung ke Purwokerto tetapi belum nyobain Mendoan, berarti Purwokertonya belum dapet.

Nah belum lama ini muncul inovasi dari mendoan, yaitu Mendoan Kriuk. Biasanya yang menikmati Mendoan Kriuk ini adalah kalangan anak-anak muda Purwokerto dan juga anak-anak muda pendatang yang sedang menuntut ilmu di Purwokerto. Mendoan Kriuk ini menjadi favorit karena rasanya yang enak dan gurih, selain itu juga harganya sangat mahasiswa. Jadi tidak salah jika Mendoan Kriuk ini menjadi favorit dikalangan anak muda.

Lokasi Mendoan Kriuk ini juga sangat mendukung, karena berada di daerah lokawisata Baturraden, tepatnya di daerah Terminal Baturraden. Daerah Baturraden ini memiliki suhu yang dingin, sehingga sangat nikmat dan cocok uuntuk menyantap Mendoan Kriuk dikala udara dingin menyelimuti.

Nah demikian 5 Kuliner yang wajib teman-teman coba ketika berkunjung ke Purwokerto. Pastinya masih banyak lagi kuliner-kuliner yang belum disebut, seperti Soto Belimbing di Sokaraja, Mie Ayam Kamandanu 4, Mie Ayam Kamandaka, Ayam Goreng Tantene, dll. Kalau saya tulis semua disini, ga akan cukup.
Pokoknya Jangan sampai kunjungan teman-teman ke Purwokerto berbuah penyesalan gara-gara tidak mencoba kuliner kuliner tersebut.

Tuesday, 20 November 2018

Kuliah sambil Kerja? Nih Perhatikan

Kuliah sambil Kerja?


Kuliah sambil Kerja? Nih Perhatikan
Kuliah sambil kerja itu mudah


Sebagian besar pasti menginginkan hal ini, kuliah sambil kerja. Yap. Kuliah sambil kerja bukanlah hal yang salah, sepanjang bisa konsisten dengan keduanya. Alasan untuk kuliah sambil kerja juga bermacam-macam. Ada yang memang ingin meringankan beban orang tua, ada yang ingin mencari kegiatan dan menghasilkan uang, ada yang kerja sambil kuliah karena kepingin uang jajannya lebih sehingga bisa bebas nongkrong-nongkrong atau beli sesuatu, dan ada juga yang tujuannya untuk mencari pengalaman. 

Semua itu tidak salah, semuanya bebas menentukan alasannya untuk kuliah sambil kerja. Inget ya, kuliah sambil kerja, bukan kerja sambil kuliah. Kalau kuliah sambil kerja, berarti dia masih menomor satukan kuliahnya. Tetapi kalau kerja sambil kuliah, berarti tujuan utamanya adalah bekerja, kuliahnya dinomor duakan. Kalau saya si pilih kuliah sambil kerja, karena bagaimanapun tujuan utamanya diawal adalah untuk kuliah, dan bekerja hanyalah tempat untuk menambah uang jajan. Eaaaa~

Tapi perlu diingat teman-teman, untuk memutuskan kuliah sambil kerja tidak semudah membalikkan telapak tangan. semuanya harus dipikirkan matang-matang. Karena apa? karena jika kamu tidak memikirkan secara matang-matang dan terjebak oleh pemikiran sesaat, kuliah kamu akan terbengkalai pun kerjamu akan terbengkalai. Nah oleh sebab itu, berikut ini ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan sebelum kuliah sambil kerja:

1. Mantapkan Hati

Yap. Kamu perlu memantapkan hati banget, banget, dan banget. Karena kuliah sambil kerja itu bukan hal yang gampang. kamu butuh keteguhan hati, karena di depan pasti kamu akan menemui hambatan, entah kamu malas kerja, kamu malas kuliah, dan juga badan kamu kelelahan karena kuliah sambil bekerja. Untuk memantapkan hati ini, kamu bisa bertanyap-tanya terlebih dahulu kepada teman kamu yang sudah kuliah sambil bekerja. Lebih baik lagi kalau kamu menanyakan ke teman kamu yang kerja di tempat yang ingin kamu tuju sebagai tempat kerjamu. Apakah di sana kerjanya enak? apakah fleksibel jika kamu tiba-tiba ada acara di kampus? cari tau sebanyak-banyaknya sambil kamu memikirkannya. Usahakan jangan hanya bertanya pada satu orang.

Selain itu, kamu juga bisa diskusi dulu bersama kedua orang tua kamu. Karena biar bagaimanapun tujuan utama orang tua kamu pasti ingin kuliah kamu lancar dan segera selesai. Tanyakan pendapatnya tentang kuliah smabil kerja, kira-kira diperbolehkan atau tidak. Biasanya orang tua akan meminta janji kamu terlebih dahulu, bahwa kuliah sambil kerja tidak akan mengganggu kuliahmu.

2. Membagi Waktu

Dengan kamu kuliah sambil bekerja, otomatis waktu belajarmu akan berkurang, waktu bermain kamu juga akan berkurang. Apakah kamu siap? Yang tadinya kamu bisa main sama teman kamu tiap hari dari pagi sampai sore atau bahkan malam, setelah kamu bekerja hal itu akan sangat susah untuk kamu dapatkan. Dan hal ini terkadang akan membuat kamu goyah. Kamu pasti akan berpikiran "Aku capek kerja, kepengin main bareng temen-temen." hilangkan pemikiran itu. Itu adalah konsekuensi yang harus kamu dapatkan untuk melatih kemandirian kamu.

Sebenarnya kamu masih bisa kok main sama teman kamu, misalnya ketika kamu libur, ketika kamu belum berangkat kerja (kalau kerjanya malam), atau sesudah kamu kerja (kalau kerjanya kamu pagi-sore). Semuanya bisa kamu dapatkan. Belajar bisa, kerja bisa, dan bermain juga bisa. Asalkan kamu pandai dalam membagi waktu itu dan disiplin sama pembagian waktu yang sudah kamu buat. Karena dengan kuliah smabil bekerja, berarti kamu punya 2 tanggung jawab, Tanggung jawab untuk belajar kepada bapak/Ibu kmau, dan juga tanggung jawab untuk bekerja kepada atasan kamu. Jangan mentang-mentang kamu mengutamakan kuliah, lantas kamu mengabaikan tanggung jawab kepada atasan kmau. Itu berarti kamu belum tanggung jawab kepada pilihan yang kamu buat.

3. Pilih Tempat Kerja yang Fleksibel

Usahakan kamu bekerja yang paruh waktu jika kamu masih semester 5-7. Atau kamu bisa kerja full time tetapi yang sistem shift jika kamu sudah semester 8 keatas. Saya tidak merekomendasikan kamu yang masih kuliah di semester 1-4 untuk kuliah sambil bekerja. Kenapa? Karena itu kuliah masih padat, dan semester 1-4 adalah waktunya kamu untuk bersosialisasi dengan kehidupan kampus. 

4. Jangan Tergiur dengan Gaji yang Tinggi

Kenapa saya wanti-wanti agar tidak tergiur dengan gaji yang tinggi? karena jika kamu tergiur dengan gaji yang tinggi, pasti kuliah kamu akan terbengkalai. Pasti. Karena gaji yang tinggi pasti menuntut loyalitas yang tinggi juga kepada tempat kamu bekerja, dan nanti ujung-ujungnya kuliah kamu akna terbengkalai. Ingat, tujuan kamu untuk bekerja adalah untuk kuliah sambil bekerja. Jadi tujuan kamu yang utama adalah kuliah, jangan dirubah.

Itulah hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk kuliah sambil kerja. Lumayan berat? Memang. Tetapi kalau kamu disiplin dan tanggung jawab sama diri kamu sendiri, semuanya akan berjalan beriringan. Jangan takut untuk kuliah smabil bekerja ya. Kamu pasti bisa!

Wednesday, 27 December 2017

Kebahagiaan Anak Rantau

Kebahagiaan anak rantau yang akan aku ceritain kali ini adalah sesuatu yang sangat biasa sebenarnya, tetapi hal ini terasa sangat luar biasa ketika aku berada diperantauan. Apa ya kira-kira? bisa nebak ngga? ah paling tebakannya juga salah. Oke aku kasih tau langsung aja ya, sesuatu yang tadinya biasa aja, tetapi terlihat luar biasa ketika diperantauan adalah menemukan plat nomor kendaraan yang sedaerah!
Kebahagiaan anak rantau

Mungkin ini terlihat konyol ya, tetapi hal ini yang aku rasakan ketika berada diperantauan. Ketika aku berada di jalan, di toko swalayan, atau di tempat nongkrong dan lihat ada plat motor/mobil yang sama dengan plat motorku, di situ aku merasa senang. Ingin rasanya aku cari tahu siapa pemilik kendaraan tersebut, lalu berkenalan dengannya.

Pernah suatu ketika, aku sedang bersama teman kelas nongkrong di angkringan dekat toko swalayan di belakang kampus. Aku dan teman-teman duduk diemperan sebuah warung. Lalu, saat duduk, ternyata motor yang didepanku plat motornya sama dengan plat motorku. Aku penasaran dan senang karena bertemu dengan orang yang sedaerah.

"Plat R tuh, Fur." temenku bilang.

"Wah iya nih, anak mana ya kira-kira?" jawabku.

"Coba kamu tanya nanti, anak mana dia. Berani ngga?" temenku mencoba ngasih tantangan.

Dengan pede ku jawab "haha, siap. Siapa takut."

Dan ketika yang empunya motor datang, langsung lah aku tanya ke dia. Kebetulan yang punya motor cewe (ngga modus lho ya).

"Mba, Purwokerto ya?" tanyaku.

"Cilacap, mas." jawabnya

"Oh, kirain Purwokerto. Soalnya Plat R si, hehe" Sahutku dengan ekspresi  muka sedikit menanggung malu.

Temanku yang duduk di sampingku langsung cekikikan saat tahu kalau tebakanku salah. Tapi tidak masalah bagiku, setidaknya rasa penasaranku terjawab sudah. haha

Ya, memang Plat R ini kan bukan hanya Purwokerto saja yang menggunakan. Ada Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara juga yang memakai Plat R. Jadi tidak masalah bagiku kalau dia orang Cilacap, Banyumas, Purbalingga atau Banjarnegara. Yang terpenting adalah kita masih sama-sama ngapak. Kalau orang-orang bilang biasanya "Ngapakers" dengan jargonnya "Ora ngapak ora kepenak". Pokoke nyong tetep seneng nek ketemu karo wong ngapak sing plat motore "R"! hahaha

Apakah hanya aku saja yang merasakan hal seperti ini, atau kalian juga merasakannya?

 
biz.